Rabu, 13 Januari 2010

Sejarah Golf


Golf adalah sebuah permainan yang sudah sangat tua dimana tidak begitu jelas keaslian asalnya, sering diperdebatkan secara terbuka asalnya apakah dari China, Belanda atau Skotlandia. Tetapi kebanyakan sejarah golf secara teori diterima bahwa olah raga ini berasal dari Skotlandia sekitar tahun 1100.

Sebuah permainan mirip seperti golf pertama kali disebutkan dalam Dongxuan Record (China), sebuah buku China abad ke 11. Juga disebutkan pada 26 Pebruari 1297 di Netherland disebuah kota bernama Leonen aan de Vecht. Disini Belanda memainkan permainan dengan tongkat dan bola kulit, dimana seseorang memukul bola dengan suatu target ratusan meter jauhnya berkali-kali yang memperoleh pukulan terbanyak sebagai pemenang.

Namun demikian, golf modern dipercayai berasal dari Scottish invention (penemuan orang Scotlandia), seperti sebagai permainan yang disebutkan pada abad ke 15, merupakan permainan yang tidak perbolehkan, yaitu permainan gowlf. Beberapa penemu menyarankan bahwa ini menunjuk permainan yang lain dimana lebih mirip dengan hurling atau hockey lapangan daripada golf. Permainan dengan meletakan bola kecil kedalam lubang di tanah menggunakan berbagai pemukul (clubs) yang dimainkan pada abad ke 17 di Netherlands. Kata golf diambil dari Belanda kolf artinya tongkat, club atau pemukul. Berkembangnya perdagangan diatas Laut Utara selama periode pertengahan dan awal era modern membawa banyak perkembangan bahasa interaksi bangsa Scotland, Belanda dan bahasa-bahasa lainnya. Dari sana dilaporkan tentang kejadian-kejadian awal sejarah golf di benua Eropa.

Lapangan golf tertua di dunia adalah The Musselburgh Old Links Golf Course. Bukti menunjukkan bahwa golf pernah dimainkan disini pada tahun 1672, sementara Mary, Ratu Scotlandia memiliki reputasi bermain disana pada tahun 1567.

Lapangan Golf tidak selalu memiliki 18 hole. Lapangan St. Andrews Link menempati dataran yang sempit disepanjang laut. Seperti diawal abad ke 15, pemain golf di St. Andrews, di Fife, didirikan dihabitat dengan rute tanah yang langsung naik turun, memainkan kedalam lubang dimana lokasinya di ungkapkan dengan topography. Lapangan nampak keatas permukaan sebelas lubang didesain dari ujung ke ujung dari clubhouse menjauh hingga berakhir sebagai property. Selesai bermain satu kali putaran, berputar kembali, dan bermain untuk seluruh hole atau lubang dengan total 22 holes. Pada tahun 1764, beberapa hole dirasakan terlalu pendek, kemudian karena itu digabungkan. Jumlahnya kemudian berkurang dari 11 menjadi 9, jadi untuk seluruh putaran yang lengkap dengan yang sudah digabungkan menjadi 18 hole.

Perubahan terjadi pada umumnya sejak abad ke 19 yaitu mengalami perbaikan-perbaikan, khususnya untuk green, desain bola golf yang lebih baik, menggunakan karet dan peralatan buatan manusia kira-kira sejak tahun 1900, dan memperkenalkan shaft dari besi mulai tahun 1930-an. Juga pada tahun 1930-an golf tee terbuat dari kayu ditemukan. Pada tahun 1970-an menggunakan besi dan kemudian titanium untuk mengganti kepala wood atau kayu dimulai, dan shaft terbuat dari “graphite” (dikenal sebagai carbon fiber) diperkenalkan pada tahun 1980-an. Kemudian tee terbuat dari kayu terus dipopulerkan, berbagai bentuk desain tee dari plastik sudah dikembangkan sampai tahun terakhir ini, dan bahan sintetis diciptakan untuk modernisasi bola juga terus dikembangkan.

Kebanyakan bola golf dikenal dengan “dimples” (permukaan berlubang atau dekik). Lubang kecil-kecil ini dibuat dipermukaan bola golf untuk mengurangi tekanan aerodynamic yang mana membuat bola terbang lebih jauh. Golf juga dikenal dalam pengguna bendera-bendera. Ini untuk menunjukkan posisi lubang kepada pemain ketika mereka membuat drive pertama dan jauh dari lubang agar akurat sesuai yang diinginkan. Ketika semua pemain atau group ada dalam jarak putting, bendera kemudian dipindahkan oleh “caddy” atau teman main yang lain agar memudahkan akses bola masuk kedalam lubang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar